TEKAD Kelompok Masyarakat Mandiri (KMM) Sumber Makmur Desa Tugu Kecamatan Sendang untuk memberdayakan diri secara ekonomi tampaknya benar-benar bulat. Dalam rembug rutin dan Halal bi Halal yang digelar Sabtu (19/10) di rumah Bapak Awito, upaya mewujudkan usaha ekonomi produktif secara berkelompok kembali diperbicangkan.
Anggota kelompok yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat bahwa pengembangan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi dan kemampuan lokal dinilai sangat penting. Apalagi, Desa Tugu memiliki potensi alam yang cukup subur serta masyarakatnya mempunyai semangat tinggi untuk keluar dari jerat-jerat kemiskinan.
Salah satu hal yang menjadi catatan penting dalam diskusi itu adalah adanya gairah untuk mengembangkan usaha catering (makanan) sebagai tindak lanjut dari hasil Pelatihan Tata Boga di Surabaya yang diikuti Ibu Karyati, salah satu anggota KMM Sumber makmur beberapa waktu lalu.
Produk yang dibidik antara lain jasa layanan nasi dan snack, baik dalam bentuk paket maupun kotak. Produk ini untuk melayani keperluan konsumsi di berbagai acara yang digelar kantor, kelompok masyarakat atau perorangan. Lalu, ada pula produksi kue dalam berbagai jenis sebagai konsumsi masyarakat umum.
Gagasan ini mereka nilai rasional dan realistis. Sebab, ternyata sebagian anggota kelompok sudah memiliki ketrampilan dan pengalaman di bidang tata boga. Dengan begitu, soal produksi tidak menjadi problem serius. “Lha itu, Mbak Karyati dan beberapa temannya kan sudah pengalaman kalau soal itu,”cetus Bapak Mongin, salah satu peserta rembug.
Nah, pemasarannya bagaimana? Tidak usah khawatir, karena sebagian anggota kelompok diam-diam telah memiliki potensi jaringan pemasaran. Misalnya kantor-kantor, kelompok-kelompok masyarakat maupun perorangan untuk jasa layanan nasi dan snack serta bakul-bakul ethek (penjual keliling) untuk pemasaran kue aneka jenis.
Anggota kelompok juga juga tidak terlalu gusar tentang masalah modal. Mereka bisa urunan, memanfaatkan uang kas yang dimiliki kelompok atau lewat sumber-sumber lain. Asalkan semangat masih menyala, modal bisa dicari. Rencananya, gagasan untuk mengembangkan usaha ekonomi produktif ini akan dibicarakan secara lebih serius pada pertemuan-pertemuan selanjutnya, baik formal maupun informal.
Sabtu, 18 Oktober 2008
Kembangkan Usaha Ekonomi Produktif
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
Sipppp
Posting Komentar