
KEINGINAN Kelompok Masyarakat Mandiri (KMM) Sumber Makmur Desa Tugu Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung untuk membudidayakan ternak kambing akhirnya benar-benar terwujud. Seluruh anggota kelompok yang berjumlah 25 orang kini sudah memelihara kambing ternak masing-masing 1 ekor untuk dikembangkan menjadi usaha ekonomi produktif.
Kambing-kambing ternak itu disupport oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tulungagung tahun 2008 melalui Program Pengadaan Kambing Ternak Dinas Peternakan Tulungagung dan Perencanaan Program Kemitraan Penanggulangan Kemiskinan Bappeda Tulungagung.
Namun, semua itu tidak diperoleh dengan mudah. Kelompok Sumber Makmur terlebih dahulu harus mengajukan usulan dalam bentuk proposal ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti Dinas Peternakan dan Bappeda Tulungagung. Kemudian, melakukan lobi-lobi secara intensif baik kepada eksekutif maupun legislatif agar usulan yang diajukan bisa lolos.
“Untuk Dinas Peternakan, usulan kita ajukan bulan pada bulan September 2007 berupa pengadaan bibit kambing ternak sebanyak 25 ekor. Namun, baru terwujud bulan Agustus 2008. Itupun yang turun cuma 9 ekor. Sedangkan untuk usulan ke Bappeda, realisasinya lebih cepat. Bulan Nopember 2008 kami ajukan, pada bulan Desember 2008 ini sudah bisa dicairkan. Bentuknya berupa dana, yang kemudian kita belikan kambing ternak,”papar Ibu Timi, Ketua Kelompok Sumber Makmur.
Menurut dia, alam di Desa Tugu yang subur sangat cocok untuk budi daya kambing, karena makanan ternak seperti rumput mudah didapatkan. Selain itu, pemeliharaan kambing tidak terlalu sulit dan pemasarannya pun relatif gampang.
Ditegaskan Ibu Timi, sudah selayaknya pemerintah daerah (eksekutif dan legislatif) melalui APBD mengalokasikan anggarannya untuk masyarakat. Sebab, dana APBD sesungguhnya merupakan dana masyarakat yang diperoleh lewat pajak, retribusi dan sumber-sumber lainnya. “APBD adalah hak masyarakat. Makanya, wajar jika kami sebagai warga masyarakat, meminta hak kepada pemerintah,”tandasnya.
Minggu, 04 Januari 2009
Rintis Kesejahteraan Ekonomi dengan Budi Daya Ternak Kambing
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar